Yossi Irianto: Lulusan Universitas Harus Berjiwa Dinamis

Yossi Irianto: Lulusan Universitas Harus Berjiwa Dinamis

BANDUNG, (PR).- Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan, sebagai alumni Unla (Universitas Langlangbuana) pada 1990, dia merasa bangga dengan keberhasilan wisudawan dan wisudawati yang lulus karena Unla merupakan tempatnya juga dalam menuntut ilmu sehingga bisa berkarier sampai saat ini dengan profesional.

“Saya juga alumni dari Unla angkatan 1990. Melihat wisudawan dan wisudawati sekarang mengingatkan saya kembali ke masa kuliah dulu. Saya bangga melihatnya karena di sinilah dulu saya menuntut ilmu hingga bisa sampai saat ini,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam cara sidang terbuka senat Universitas Langlangbuana dalam rangka wisuda program diploma, sarjana dan Magister gelombang ke-1 tahun akademik  2017/2018 di Wisma Buana Unla, Sabtu 18 November 2017.

Lanjutnya, semua perjalanan pembelajaran di Unla memotivasinya untuk siap menghadapi dunia kerja dan hadir ditengah-tengah masyarakat, yang bermuara diujung dengan kata sukses. 

Yossi Irianto menjelaskan, ilmu yang didapat selama kuliah harus bisa diimplementasikan supaya menjadi barokah untuk masyarakat, khususnya diri sendiri.

“Saya ingat, selama belajar di Unla, semua itu memotivasi saya untuk siap menghadapi dunia kerja dan yang terpenting kesiapan kita untuk hadir ditengah-tengah masyarakat. Semua itu jika dilakukan secara profesional dan sungguh-sungguh, akan bermuara di rangkaian kata yang disebut kesuksesan hakiki,” ucapnya.

Yossi Irianto mengingatkan, di era modern seperti sekarang setiap lulusan universitas harus dinamis dan siap menghadapi dunia yang menuntut untuk bersaing, cakap, dan multitalenta. Namun, tantangan tersebut jangan menjadi kerisauan jika kita memiliki konsitesi dalam menjalankan bekal ilmu yang sudah ditemput dikampus.

“Saya mengingatkan, dalam kemajuan zaman yang semakin cepat. Apalagi di era modern seperti sekarang, kita dituntut untuk dinamis, Kita harus siap bekerja meski tidak sesuai ilmu yang kita pelajari di kampus. Diluar persaingan semakin ketat, namun semua itu jangan menjadi penghalang, selama kita konsisten dalam menjalankan setiap bekal ilmu yang kita punya,” katanya.

Dalam acara sidang terbuka senat Unla kali ini, 596 mahasiwa diwisuda dengan gelar masing-masing jurusannya. Pada wisuda kali ini, Unla memberikan penghargaan khusus kepada wisudawan dan wisudawati terbaik dari seluruh fakultas dan program pascasarjana.

Mereka adalah Dilia Mariam Rinjani dari fakultas hukum dengan IPK 3,92, Lilis Sarika dari fakultas ekonomi dengan IPK 3,79, Nury javita dari fisip dengan IPK 3,80, Rykha Mahardika S dari D-3 kepolisian dengan IPK 3,79, Deby Fitriani dari fakultas FKIP dengan IPK 3,89, Rizki Nurfadilah Apriawan dari fakultas teknik dengan IPK 3,72 Dan Yosef Nugraha dari program Magister Ilmu Pemerintahan dengan IPK 3,80.

Disisi lain, Harry Anwar, rektor Unla, mengucapkan selamat kepada seluruh wisuda dan wisudawati yang lulus gelombang ke-1 tahun akademik 2017/2018. 

“Saya ucapkan selamat dan terimakasih kepada seluruh mahasiswa yang di wisuda hari ini, baik D III, S1 dan S2. Terimakasih pula untuk para orang tua yang mempercayakan Unla sebagai tempat penuntut ilmu anak-anaknya,” tuturnya.

Harry berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk menjaga nama baik almamater dengan mampu bersaing dengan Universitas lainnya di Indonesia. Sehingga kedepannya semua wisudawan dan wisudawati yang hari ini di wisuda akan menjadi lulusan yang sukses.

“Dengan gelar yang akan emban harus bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang-orang sekitar. Kelak apapun pilihan hidup kalian, saya doakan kalian sukses, baik bekerja, menjadi wirausaha ataupun lainnya. Para wisudawan dan wisudawati harus bisa bersaing dengan lulusan-lulusan Universitas lainnya,” ujarnya.***