Bangun Kecerdasan Kolektif, BEM FISIP Gelar Take Action 2026

Bangun Kecerdasan Kolektif, BEM FISIP Gelar Take Action 2026

BANDUNG (FISIP.UNLA.AC.ID) – BEM FISIP Universitas Langlangbuana menggelar kegiatan Take Action 2026, sebuah agenda yang memadukan diskusi panel dan lomba debat antar mahasiswa di lingkungan fakultas. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (30/04/2026) di Wisma Buana dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi sebagai narasumber, yakni Dedy Rahmat, S.IP., M.Si (Wakil Dekan III FISIP), Rodhiat Fajar Salim, S.S., M.Si (Kaprodi Ilmu Komunikasi), Rezsa Yushardiansyah, S.Sos., M.Sos (Dosen Tetap Prodi Ilmu Komunkasi) dan Iqbal Syaefulloh, S.I.Kom., M.I.Kom (Dosen ISBI Bandung).

Dalam diskusi panel, para pembicara mengangkat tema mengenai polemik skala prioritas antara pencapaian akademik atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan aktivitas organisasi mahasiswa. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan mengenai pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pengalaman organisasi sebagai bekal mahasiswa menghadapi dunia kerja maupun kehidupan sosial.

Selain diskusi panel, kegiatan juga diramaikan dengan lomba debat antar mahasiswa yang diikuti perwakilan dari seluruh program studi di lingkungan FISIP, yakni Program Studi Ilmu Pemerintahan, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi, serta Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik. Kompetisi debat tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi, serta merespons isu-isu sosial dan akademik secara konstruktif.

Ketua BEM FISIP, Bhakti Rawa Jabar, menjelaskan bahwa Take Action 2026 diselenggarakan sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas mahasiswa FISIP agar mampu membangun keseimbangan antara capaian akademik dan pengalaman berorganisasi.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepekaan sosial yang dapat dibentuk melalui organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui lomba debat, mahasiswa diharapkan mampu membangun kecerdasan kolektif sekaligus meningkatkan keberanian dalam menyampaikan argumentasi terhadap berbagai persoalan sosial, kemahasiswaan, maupun isu kebijakan pendidikan yang berkembang di tingkat nasional.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun audiens. Melalui Take Action 2026, BEM FISIP berharap dapat menghadirkan ruang intelektual yang produktif serta memperkuat budaya diskusi kritis di kalangan mahasiswa. (Red-DR)

Tags: , , , , , , , ,